NewsTransportasi

332 Peserta Mudik Gratis Akhirnya Berangkat dari Kota Malang

Pelepasan armada bus mudik gratis di halaman Balai Kota Malang. (Foto: Heri Prasetyo)
Pelepasan armada bus mudik gratis di halaman Balai Kota Malang. (Foto: Heri Prasetyo)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Sebanyak 332 warga Kota Malang akhirnya berangkat menggunakan 9 armada bus mudik gratis, Selasa (17/3/2026) pagi. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat melepas keberangkatan mereka secara simbolis di halaman Balai Kota Malang.

“Alhamdulillah tahun ini mudik gratis kembali bisa dilaksanakan. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk meminimalkan potensi kecelakaan. Terutama bagi masyarakat yang biasanya mudik menggunakan kendaraan roda dua,” kata Wahyu.

Ia menjelaskan program mudik gratis ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Seluruh armada bus merupakan kolaborasi dengan sejumlah pihak, mulai dari perusahaan otobus, perbankan, hingga perguruan tinggi.

“Kendaraan sudah dicek secara administrasi maupun teknis. Kami juga mengingatkan para pengemudi untuk mematuhi aturan lalu lintas agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman,” katanya.

Baca juga:

Pertamina Jatimbalinus Proyeksikan Ada 4 Fase Puncak Mobilitas Jelang Lebaran

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Widjaya Saleh Putra menjelaskan program mudik gratis tahun ini melayani 8 perjalanan ke kabupaten/kota di Jawa Timur. Antara lain rute Lamongan–Bojonegoro, Blitar–Kediri–Jombang–Nganjuk–Madiun–Ngawi, Probolinggo–Lumajang–Jember–Banyuwangi, Trenggalek–Ponorogo, hingga Bangkalan dan Sampang di Madura.

Penyelenggaraan program ini mengacu pada Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang menegaskan kewajiban pemerintah menjamin tersedianya angkutan umum bagi masyarakat. Ia menambahkan jumlah penumpang dalam satu bus sengaja tidak terisi penuh untuk menjaga kenyamanan selama perjalanan.

“Bus sebenarnya berkapasitas sekitar 50 orang, tetapi kami isi sekitar 40 penumpang saja agar perjalanan lebih nyaman. Apalagi ada anak-anak dan bayi,” katanya.

Rute yang paling banyak peminatnya adalah rute Ponorogo dan Banyuwangi. Salah satu peserta mudik gratis, Noviatita, warga Kecamatan Blimbing mengaku hampir setiap tahun mengikuti program ini bersama suami dan anaknya.

“Tiap tahun ikut mudik gratis. Tahun ini kami mudik ke Bojonegoro bersama suami dan anak,” ujarnya.

Menurutnya program mudik gratis sangat membantunya karena dapat menghemat biaya perjalanan pulang kampung.

“Kalau naik kendaraan umum biasanya bertiga bisa habis sekitar Rp150 ribu,” katanya.

Editor: Intan Refa

Heri Prasetyo

Jurnalis City Guide 911 FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Malang, mencakup isu pemerintahan, sosial, ekonomi, dan peristiwa terkini di wilayah Malang Raya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button